Ulos Terpanjang di Dunia

Ulos sepanjang 55 meter, hasil tenunan Nai Monang boru Sibarani (50 thn), pengrajin dari desa Pintubatu-Kecamatan Silaen, Kabupaten Tobasa, akan dipamerkan pada penutupan Pesta Danau Toba, Jumat 18 Juli mendatang. Kain tenun Batak yang dikerjakan selama hampir 2,5 bulan ini, merupakan ulos terpanjang pemecah rekor MURI, yang sebelumnya tercatat 52 meter berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, Ulos ini dikategorikan sebagai Ulos terpanjang di dunia, sekarang ini.

“Saat kehadiran Presiden SBY, Ulos ini akan dipamerkan di Parapat Convention Hall. Dikerjakan selama kurang lebih 2,5 bulan. Menghabiskan benang sebanyak 15 kg sebagai bahan bakunya” ujar Raja Pangaliun Sirait, (gelar Op. Mandahar doli), tokoh masyarakat kecamatan Lumbanjulu.

Dikatakan, jenis Ulos Ragi Hotang ini, biasa disebut ‘si rara’. Sebab, warnanya, memang dominan rara (merah). Selain itu, hitam dan putih. “Karena, memang seperti itulah Ulos si Raja Batak dari dulu. Warnanya, 3 bolit. Terdiri dari 3 warna baku. Merah, hitam dan putih” ungkap Pangaliun.

Biaya yang dikeluarkan, kata Pangaliun hampir Rp. 55 juta. “Kira-kira perhitungannya, menghabiskan Rp. 1 juta untuk tiap meternya. Ulos ini, Saya pesan beberapa bulan lalu. Angka 55 meter, dikaitkan dengan umur Saya, yang pada tahun ini genap 55 tahun” imbuhnya.

Persiapan acara pameran oleh Dinas Pariswisata Tobasa, dirangkaikan demonstrasi ukir-ukiran bernuansa Batak Toba. Juga, kegiatan lain, seperti lomba renang, lomba solu dan perlombaan seni tradisional lainnya. “Sekarang, Ulosnya disimpan di rumah Saya di Lumbanjulu” kata Pangaliun, sembari menambahkan, layaknya penyematan Ulos dalam upacara adat, penyampaian ulos terpanjang di dunia ini, nantinya akan dibarengi bahasa-bahasa umpasa.

Banyak nilai-nilai filosofis budaya Batak yang digambarkan dalam Ulos. Juga, pengertiannya mengandung makna luas. Kain tenun ikat Batak ini, biasa disebut sebagai ‘sipalas badan dohot tondi’. Mampu menghangatkan jiwa dan raga. “Ulos na ganjang, sitorop rambu. Yaitu, menggambarkan umur yang panjang dan banyaknya rezeki.” jelas Pangaliun

2 Responses to “Ulos Terpanjang di Dunia”

  1. Hebat ya…..tapi untuk pemakaiannya bagaimana caranya?

  2. Wah…. hebatnya….
    Kenapa ga didaftarkan ke Guinness World Records ??
    Kan bisa membuat ulos makin dikenal di seluruh dunia …..
    Asal aja ulos jangan dibajak sama tetangga …. :-)

Leave a Reply