RSU Sipirok Krisis Air Bersih

Kran air yang ada di 40 ruangan kamar mandi rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, samasekali tidak berfungsi. Hal tersebut sangat mengecewakan sejumlah pasien dan pegawai Rumah Sakit itu. Mereka mengaku kecewa, karena selama sepekan kesulitan mendapatkan air bersih.

Seperti penuturan Ramlan Harahap (42), warga Desa Barnangkoling, Kecamatan Sipirok kepada wartawan, baru-baru ini. Ia mengaku sangat kecewa dengan situasi sulitnya mendapatkan air bersih di rumah sakit tersebut. Padahal keluarganya yang sedang sakit sangat membutuhkan air bersih.

Sorang warga lain, Arwan Siregar (45) menambahkan, pelayanan di RSUD ini memprihatinkan.  “Situasi sulit mendapatkan air bersih menandakan pelayanan RSUD kepada pengunjung dan pasien masih minim. Bahkan terkesan dibiarkan dan ditelantarkan,’’keluhnya.

Kesulitan mendapatkan air bersih, juga dirasakan sejumlah warga lainnya. Apalagi, ketika hendak berwudhu untuk menunaikan ibadah salat. Air yang dibutuhkan tidak keluar dari kran. “Ketika waktu Ashar tiba, saya hendak menunaikan salat ke mushalla yang ada di lingkungan rumah sakit. Sesampai di tempat pengambilan wudhu rupanya air tak keluar dari kran, terpaksa saya melaksanakan salat di Masjid Bagas Nagodang yang jaraknya lumayan jauh,” kenangnya.

Ia meminta, sebaiknya manajemen rumah sakit lebih peka dan peduli dengan kondisi tersebut, agar warga yang berkunjung dapat memanfaatkan fasilitas RSUD miliki pemkab Tapsel.

Pihak manajemen rumah sakit yang coba dikonfirmasi wartawan atas keluhan masyarakat tentang air yang tidak lancar, kurang membuahkan hasil yang maksimal. Pasalnya, Direktur RSUD Sipirok, Dr Benny Jafet MM tidak dapat ditemui karena yang bersangkutan berada di Semarang seperti yang diungkapkan Tata Usaha Bagian Kemasyarakatan, Addy Pariuddin SH ‘’Direktur tidak berada di tempat, karena sedang berada di Semarang,‘’ katanya singkat.

Meski demikian, disebutkan Addy, tidak lancarnya air di rumah sakit tersebut juga dirasakan staf yang bertugas di gedung administrasi bahkan kondisinya sudah berlangsung dalam seminggu terakhir. `”Mengenai air yang tidak lancar, kami juga merasakan dan heran apakah ada kerusakan atau memang debit air berkurang, tapi kita akan menyuruh petugas untuk melakukan pengecekan,’’ tambahnya.

Petugas yang membidangi masalah air Nasib (40), mengakui, memang dalam seminggu terakhir kondisi air di rumah sakit agak terganggu akibat adanya sumbatan dan sekarang masih diupayakan dan dalam tahap perbaikan

3 Responses to “RSU Sipirok Krisis Air Bersih”

  1. ya betul.., perawatan rumah sakit tersebut kurang di perhatikan…padahal air di sipirok melimpah… harus diusahakan agar kondisi baik..kalau perlu dana apbd di keluarkan untuk perawatan rumah sakit tersebut….

  2. kok,bisa gak ada air

  3. kenapa bisa jadi

Leave a Reply