Manfaatkan Tobasa Idol dengan Baik

Tobasa Idol, merupakan audisi penyanyi berbakat usia sekolah. Tujuannya, mencari bibit-bibit penyanyi, serta sebagai tempat penyaluran bakat buat anak pelajar. Audisi ini menjadi salah satu kegiatan yang dapat menambah pengalaman.

Terselenggara atas kerja sama Pemkab dengan Pers Tobasa, dimulai sejak tanggal 21 Juni 2008, di Komplek Monumen D.I. Panjaitan Balige, depan Kantor Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Tobasa.

15 Finalis Tobasa Idol akan berkompetisi pada malam grand final, yang digelar 16 Agustus 2008 mendatang. Belum lama ini, mereka melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Maksudnya, untuk menambah wawasan berpikir guna memperkenalkan Tobasa ke dunia luar

tobasa idol Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tobasa, Ny Agustina Liberty Pasaribu didampingi pengurus, Kamis (7/8) lalu mengatakan, banyak hal bisa dilakukan untuk memberikan kegiatan positif bagi remaja. Sehingga, remaja, lebih terarah dalam pemikiran yang mendidik dan berwawasan.

Selain itu, sesama peserta akan saling kenal. Bisa menjalin persahabatan dan saling tukar pengalaman. Apalagi, orang Batak dikenal sebagai salah satu suku memiliki potensi olah vokal. “Jadi, kegiatan Tobasa Idol harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Ny Agustina.

Program pokok kegiatan PKK diterangkannya kepada 15 finalis tersebut. TP PKK, bermitra dengan pemerintah untuk tujuan pembangunan daerah. Juga, memberikan pengertian kepada masyarakat. Terutama, kaum ibu. Agar menggali potensi yang ada. Sehingga, bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan keluarga di tengah sempitnya lapangan pekerjaan.

Bagi Finalis Tobasa Idol yang rata-rata berusia 13 sampai 18 tahun, yang ingin memperdalam kemampuan dalam dunia tarik suara, juga merupakan potensi lapangan pekerjaan. “Namun, kepada para putra-putri batak, jika menjadi artis agar tetap berprilaku seperti boru batak dan tidak menjadi korban dunia glamour”imbuhnya.

Mulai cara berbicara sampai cara berpakaian harus tetap rapi dan sopan. Dalam berpakaian, jangan terlalu seronok di pandang mata. Sebab, budaya berpakaian tersebut tidak mengakar dalam kehidupan orang batak. Apalagi, perempuan batak. “Kalau bisa, cara berpakaiannya juga tetap sopan,” kata Ny. Agustina.

Para remaja, lanjut Agustina, perlu mendengarkan penjelasan tentang bahaya narkoba dan virus mematikan HIV/Aids. Dengan penjelasan tersebut, dapat terhindar dari dunia luar yang sangat rentan terhadap perilaku menyimpang. “Dengan berbekal pengetahuan tersebut, para remaja bisa memproteksi diri.” jelasnya

One Response to “Manfaatkan Tobasa Idol dengan Baik”

  1. Semoga di lain waktu, acara seperti ini tetap diadakan. Untuk memperbaiki citra generasi muda Toba Samosir terutama Balige yang sempat dicap buruk bagi sebagian orang dari daerah lain… Semoga akan lahir bintang baru dari Toba Samosir tercinta…
    Horas

Leave a Reply