Limbah Lampu Diolah Jadi Rupiah

Nurmawi, pengrajin dari kabupaten Labuhanbatu, mengundang decak kagum pengunjung, pada hari kedua pelaksanaan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) VIII di Tuktuk Samosir, belum lama ini.

Pameran terkesan agak sepi. Akan tetapi, karya yang ditampilkan Nurmawi mampu menjadikan stand Pemkab Labuhanbatu menjadi tetap ramai. Pasalnya, hiasan menarik dari limbah lampu neon TL yang diciptakannya, menarik minat dan keingin tahuan pengunjung untuk melihatnya.

“Biasanya, hiasan ini ditaruh di meja. Dalam beberapa pameran, kami sudah sering menampilkannya. Dulu, pertama sekali, ada seorang kerabat dari Jawa. Dia ini, pengrajin. Saat menginap di rumah Saya, dia mengajari untuk pembuatan hiasan seperti ini.“ungkap Nurmawi.

Dari limbah lampu neon 20 Watt, dapat dihasilkannya 3 buah hiasan meja. Sementara TL 40 Watt, dapat dibentuk 6 buah hiasan. Harga jualnya, berkisar Rp. 10 ribu hingga Rp.15 ribu. “Dalam dua hari ini saja, sudah laku terjual hingga seratus hiasan dari berbagai aneka dan warna.” aku Nurmawi.

Menurut Nurmawi, alat yang dipergunakan cukup sederhana. Terdiri dari satu buah tabung minyak. Tabung ini, dipompa hingga menyala, menggunakan bahan bakar minyak tanah. Setelah apinya cukup besar hingga membiru, kemudian batangan lampu TL mulai dibakar. Setelah panas, batangan lampu tersebut mulai dibentuk.

“Caranya, dengan memutar-mutar, serta dihembus sekali-sekali, sehingga batangan lampu dari kaca tersebut dapat mengembung. Sebelumnya, batangan kaca itu dibersihkan sampai bersih dari serbuk putih yang ada. Tapi, tingkat kekeringannya harus benar-benar dijaga. Tidak boleh ada air walau setitik. Karena, bisa mengakibatkan kaca pecah, sewaktu dibakar”, jelasnya.

Semenjak tahun 1995, kata Nurmawi, dirinya sudah memiliki ketrampilan, hingga mampu membuat limbah lampu neon (TL), menjadi hiasan meja.

3 Responses to “Limbah Lampu Diolah Jadi Rupiah”

  1. Setiap ada kemauan, pasti ada prestasi yang dicapai…

  2. horas…

    semoga menjadi motivasi bagi yang lainnya…

    mauliae….

  3. Sesuatu yang besar selalu dimulai dari hal kecil.

Leave a Reply