Boru Batak Jadi Scriptwriter
Bakat menulis seseorang bisa diasah asalkan ada kemauan. Setidaknya, bakat tersebut kini sedang diasah Debbie Miranda Napitupulu. Boru Batak yang kini berusia 22 tahun ini, sangat hobby dan pandai dalam urusan menulis.
Debbie menorehkan karyanya dalam sebuah tulisan skrenario film. Dalam waktu dekat, filmnya segera akan beredar. “Saya terus belajar dan terus mengasah kemampuan menulis,” aku dara lulusan PAAP Perpajakan Unpad Bandung ini.
Bakat yang dimilikinya, digabungkan dengan hobinya yang suka menonton film. Sehingga, menghasilkan suatu karya seni. Lalu, diwujudkan dengan menulis skenario film berjudul Me, My Sister and Muhamad Ali. “Insya Alloh, dalam tiga bulan lagi sebuah produksi film berjenis love story akan keluar. Skenarionya, merupakan buatan saya. Rencana, ditayangkan di Blitz Jakarta dan Bandung,” ujar gadis
berbintang Virgo ini sambil tersenyum.
Perjuangan, harga diri dan kemandirian adalah hal-hal yang ingin ia sampaikan dalam film yang akan segera dirilis. Rencana tayangnya, bulan Agustus di Blitz Megaplex. Road show akan dilakukan ke beberapa kota di Indonesia. Dan bagi para penikmat film yang tidak dapat menonton film di bioskop, film ini juga akan di buat dalam kepingan VCD dan DVD.
Selain kisah percintaan, kata Debbie, persahabatan pun menghiasi kisah yang sarat dengan makna berarti dalam film ini. Ceritanya, berasal dari ide para pendiri Konsorsium Film Indonesia (KFI). “Diharapkan, film ini dapat menjadi ajang pembelajaran. Juga, akan melahirkan sineas-sineas baru di dunia perfilman yang sedang berkembang di negeri kita”ungkap Debbie.
Film ini menceritakan tentang sosok Muhammad Ali, yang diidolakan Dewi Fortuna dan kakaknya. Kesehariannya, bekerja sebagai pelatih tinju. Sang petinju dunia juga ternyata menjadi benang merah antara Dewi Fortuna dan seorang mahasiswa dengan nama yang sama, Muhammad Ali. Mahasiswa tersebut masuk dalam kehidupan Dewi, akibat tertabrak mobil yang dikemudikan Muhammad Ali.
“Sister complex, mungkin kata yang tepat untuk seorang gadis yatim piatu bernama Dewi Fortuna itu. Sifatnya, merupakan kopian dari sang kakak yang membuatnya tumbuh bukan menjadi dirinya. Hal ini yang membuat sang kakak tiba-tiba meninggalkan adiknya, yang masih duduk di bangku SMA” tutur Debbie, sembari menambahkan, cerita selengkapnya silahkan ditonton. .
Debbie menuturkan, pengerjaan proyek Film dimulai dari bulan April 2008. Reading dan rehearseal, hanya dilakukan dalam waktu 3 bulan. “Shootingnya, hanya memakan waktu satu minggu. Semua kru yang terlibat merupakan mahasiswa/i yang tidak ada kaitannya dengan ilmu perfilman” ujar anak sulung dari 4 bersaudara ini.
“Kami berharap, film yang dikerjakan dengan referensi Ada Apa dengan Cinta ini bisa menjadi kunci kami untuk diterima di dunia entertainment. Pemilihan pemain yang masih sangat baru di dunia acting pun, sengaja dilakukan untuk mengangkat bibit-bibit baru dari kota Bandung”katanya lagi.
Untuk film kedua, lanjut dia sedang dikerjakan. Dirinya bertindak sebagai produser dan scriptwriter. “Tapi, sekarang bukan dari KFI lagi. Melainkan dari Silhoutte Community .Jadwal tayang bulan Desember mendatang. Direncanakan akan dibintangi Nirina” ungkap Debbie.
Filed under: Jurnal

hebat lah seorang dhebie semoga film selanjutnya bisa sukses,tapi ngomong bwt dhebie proposalnya buruan uy.. hehehehe
Satu lagi bukti bahwa batak itu keren.
Selamat buat ito Debby Miranda br. Napitupulu. Tetap diasah bakat menulisnya ito, biar kelak jadi penulis besar.
Dohot ahu mangkilalahon las ni roha muna i, tulang Imran.
Horas!
*****mauliate, amangboru,
horas…
Ai boru ni lae Obama dohot hillary ….. do si Debby on???? ….. Selamat bah lae Im and ito Mas.
***** mauliate, Lae.
makasih ya ayahku…
mudah-mudahan ini jalan debbie…
makasih juga atas pengertian dan doanya…
mudah-mudahan dengan doa dari ayah..
Alloh bakal lebih ngasih jalan yang mudah ke debbie…
sukses buat ayah juga ya yah…
*****maju dan berkarya, terus…. inang. Ok
wah….good history…,keep the success
saya tnggu proposalnya d office..,send email to nanda_prabu07@yahoo.com
Wah hebat teh, uda lama ga jumpa.
BTW, proyek film kedua kita udah selesai blomm scriptnya.
dan ini musti cermat dan hati2..
kalau udah selesai triller Me, My sister, and moh ali kabar2in aku ya.
aku dah lama ga ke kantor, cari uang buat sekolah adik dan ke jakarta, buat studen ke tempat rudi.
good luck!!!
well..
congrat yah siz..
hope it will be a good beginning for U..
mizz n lup u so much..
wish u all de bezt deh pokoke..
^_^
woww….. cerita yang bagus ,
sukses ya sayang, semoga film yang kedua lebih
bagus lagi ceritanya, eh kalo udah mau ditanyangin khabari ya ke tante……. kalu ada CD kirim aja dech…..hehehe
Turut bangga tulang,
terus maju Debbie….
Las hian rohakku manjaha barita on tulang.
Kalau ada waktu Debbie silahkan mampir ke TAPIAN
Mana tau kita bisa berbagi gagasan untuk cerita selanjutnya.
sukses ya….
Kami mengharapkan film perdana Debi dapat juga kami nikmati di Eropa. Mohon petunjuk bagaimana cara memperoleh Film ini.
Salam hangat